Perbedaan Ternak Ayam Potong Modern dan Tradisional

Semakin berkembangnya teknologi saat ini membuat berbagai macam cara peternakan modern bermunculan. Cara tersebut memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan ternak ayam dengan cara tradisional. Meski begitu setiap cara modern maupun tradisional ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Peternak yang ingin menggunakan cara modern harus paham terlebih dahulu tentang keuntungan dan kerugiannya supaya tidak menyesal di tengah jalan.

Ternak Ayam Modern dan Tradisional

Kelebihan dari ternak ayam potong dengan sistem modern adalah produktivitas ayam menjadi meningkat. Selain itu ada beberapa perbedaan yang menonjol antara ternak ayam potong modern dengan cara tradisional seperti berikut ini:

  1. Kandang

Perbedaan pertama adalah kandangnya yang mana sangat menonjol. Untuk ternak ayam yang modern lebih sering menggunakan sistem closed house. Yang dimaksud dengan closed house adalah sistem kandang tertutup. Musim kemarau dan berdebu seperti saat ini sistem kandang closed house memang lebih disarankan hal itu dikarenakan virus dan bakteri mudah bertebaran melalui udara. Jika tidak dilindungi dengan sistem closed house ayam akan mudah terinfeksi dengan virus maupun bakteri tersebut. Ternak ayam dengan cara tradisional masih menggunakan sistem kandang open house dimana dinding kandang terbuka. Melalui celah dinding kandang yang terbuka tersebut akan membuat virus maupun bakteri terhirup oleh ayam sehingga daya tahan tubuh ayam yang lemah akan mudah terinfeksi.

  1. Pemberian Pakan

Untuk ternak ayam potong modern dengan ternak ayam tradisional yang berbeda adalah pemberian pakannya. Jika cara tradisional peternak harus memberikan pakan secara manual sedangkan cara modern sudah sangat canggih dimana sudah diatur dengan sistem. Peternak hanya memberikan pakan di tempat pakan yang telah disediakan kemudian sistem yang akan membagi pakan tersebut di titik yang telah ditentukan sehingga peternak tidak harus membagi ransum tersebut secara manual. Hal ini akan membuat peternak menghemat waktu dan tenaga namun ayam tetap memiliki produktivitas yang bagus.

  1. Pencahayaan

Perbedaan yang menonjol antara ternak ayam potong modern dengan tradisional adalah pencahayaannya. Pencahayaan ayam potong tradisional masih menggunakan lampu listrik biasa, sedangkan teknik modern ada yang menggunakan pencahayaan yang tenaganya dari tenaga angin dan juga menggunakan tenaga surya. Selain itu pencahayaan lampu di dalam kandang modern lebih terang karena merata tidak hanya di satu titik saja.

  1. Pemberian Vitamin dan Antibiotik

Ternak ayam cara modern menggunakan teknologi canggih untuk memberikan vitamin dan juga antibiotik kepada ayam. Di tengah kandang akan ada pipa yang mana fungsinya sebagai penyalur vitamin dan juga antibiotik tersebut. Sedangkan beternak dengan cara tradisional pemberian vitamin maupun antibiotik ini harus diberikan secara manual secara satu persatu sehingga tenaga dan waktu yang dikeluarkan lebih besar.

Kekurangan Ternak Ayam Potong Modern

Meski dianggap ramah lingkungan beternak dengan cara modern ini akan menguras budget karena biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Cara ini hanya cocok digunakan peternakan besar yang mana sudah berbadan hukum sedangkan untuk peternak skala rumahan maupun skala industri kecil tidak akan efektif karena keterbatasan modal dan biaya yang dimiliki. Selain itu untuk mengatur kandang dan sistemnya sedemikian rupa dibutuhkan tenaga ahli yang mana sudah kompeten di bidangnya dan tidak semua pihak bisa melakukannya.

Setiap teknik beternak memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing. Jika dirasa belum mampu melakukan ternak ayam potong modern, peternak bisa menggunakan cara tradisional dengan modal lebih sedikit, yang mana akan tetap menghasilkan asalkan dilakukan dengan cara yang baik dan benar.

Jika membutuhkan ayam potong segar dan berkualitas, silahkan menghubungi marketing kami

Marketing & Support

Menyediakan pasokan ayam karkas dan ayam utuh. Dari ayam broiler pilihan daging segar dipotong langsung dan halal. Siap kirim ke tempat anda

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Today Rp. 30.000/Ekor

Update Today

Rp. 30.000/ekor

#minimal Pembelian 50 Ekor

Order Sekarang

x